Konsep Pemprograman berbasis objek (OOP)

Konsep Pemprograman berbasis objek (OOP)

Dalam Pemrograman berbasis objek atau bahasa inggrisnya yaitu Object Oriented Programming (OOP), Sebuah program dibagi menjadi bagian-bagian yang kecil yang disebut objek. Objek tersebut dapat di olah sendiri-sendiri. Setiap objek memiliki sekumpulan sifat dan prilaku tertentu sesuai dengan apa yang telah diprogramkan kepadanya.

OOP sendiri memiliki sifat abstraksi. maksudnya pengguna tidak perlu mengetahui kerumitan dari sebuah objek tetapi hanya perlu mengetahui apakah yang dilakukan objek, bukan bagaimana objek itu melakukannya.

Pada prinsipnya objek mengandung tiga hal yaitu:
1. Properti
Properti adalah karakter atau sifat dari sebuah objek, Misal Propeti untuk sebuah panel adalah ukurannya berapa, warna, jenis dan lainya sebagainya. Jika pada objek manusia seperti ciri-ciri fisik
tinggi badan, pangjang rambut, warna kulit dan lainya

2. Metode (Method)
Yaitu prilaku atau prosedur yang dimiliki objek. Misal tombol, jika tombol itu ditekan maka akan menjalankan fungsi keluar atau Log Out. Jika di andaikan seperti binatang kucing maka Methodnya ialah makan, tidur, mengeluarkan suara, daln lain sebagainya.

3. Event
Kejadian sesuatu yang telah dialami sebuah objek. contohnya sebuah tombol diklik atau ditekan. atau bisa juga ketika mouse berada diatas tombol, dan lain-lain.

Previous
Next Post »